Pengambilan sampel berstrata merupakan teknik pengambilan sampel
dimana populasi dikelompokan dalam strata tertentu kemudian diambil
sampel secara random dgn proporsi yg seimbang sesuai dgn posisi
dalam populasi. Sebagai contoh seorang Kepala Sekolah ingin
mengetahui tanggapan Siswa tentang pelaksanaan program
Keterampilan. Jumlah Siswa sebanyak 2000 orang dgn komposisi kelas
3 sebanyak 600 siswa kelas 2 sebanyak 400 siswa dan kelas 1
sebanyak 1000 siswa besar sampel yg akan diambil adl 200 orang jika
strata berdasarkan Kelas maka langkah yg harus dilakukan adl :

  • Tetapkan proporsi strata dari populasi hasil kelas 3 sebesar
    30% Kelas 2 sebesar 20% dan kelas 1 sebesar 50%
  • Hitung besar sampel utk masing-masing strata hasil kelas 3
    sebanyak 60 siswa kelas 2 sebanyak 40 siswa dan kelas 1 sebanyak
    100 siswa
  • Kemudian pilih anggota sampel utk masing-masing strata secara
    acak (random sample).

Cara lain penentuan sampel berstrata adl menentukan dulu proporsi
sampel atas populasi dalam kasus di atas proporsi adl 10 % kemudian
proporsi ini dikalikan jumlah siswa pada tiap strata dan hasil akan
sama dgn cara diatas. Sesudah langkah tersebut dilakukan baru
instrumen penelitian disebarkan kepada anggota sampel yg sudah
terpilih. Apabila jumlah sampel disamakan utk tiap strata cara itu
disebut penarikan sampel strata tak proporsional (Disproportional
Stratified Sampling) sedangkan jika disesuaikan dgn proporsi strata
dalam populasi disebut pengambilan sampel strata proporsional
(Proportional Stratified Sampling) baca juga "http://beritaislamimasakini.com/teknik-pengambilan-sampel-simple-random-sampling.htm">
Simple Random Sampling
"http://beritaislamimasakini.com/teknik-pengambilan-sampel-systematic-sampling-pengambilan-sampel-secara-sistimatis.htm">
Systematic Sampling