Sifat-sifat Dajjal

penulis Al-Ustadz Abu Abdillah Abdurrahman Mubarak
Syariah Kajian Utama 01 - Oktober - 2007 08:07:13

Keluar Dajjal merupakan satu perkara yg pasti. Dajjal akan berusaha
menyesatkan manusia dari jalan Allah Subhanahu wa
Ta’ala. Sehingga orang yg beriman semesti
mengetahui sifat serta fitnah-fitnah Dajjal agar terhindar dari
kesesatannya.

Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullahu menerangkan:
“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa
sallam telah menyifati Dajjal dgn penjelasan yg gamblang bagi orang
yg punya hati. Sifat-sifat tersebut semua jelek yg nampak jelas
bagi orang yg mempunyai indera yg sehat. Namun orang yg Allah
Subhanahu wa Ta’ala tetapkan akan celaka tetap
mengikuti Dajjal dlm pengakuan yg dusta dan dungu serta diharamkan
utk mengikuti al-haq.â€

Apakah Dajjal itu Manusia?
Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullahu berkata:
“Ya. Dajjal adl manusia dari bani Adam. Sebagian
para ulama menyatakan Dajjal adl setan. Sebagian lagi menyatakan
bapak manusia ibu dari bangsa jin. Tapi semua pendapat ini tidaklah
benar. Karena dia butuh makan minum dan lainnya. Oleh krn itu Nabi
‘Isa ‘alaihissalam membunuh
dgn cara membunuh manusia biasa.â€
Al-Qadhi ‘Iyadh rahimahullahu berkata:
“Hadits-hadits ini adl hujjah bagi Ahlus Sunnah
akan benar keberadaan Dajjal bahwa Dajjal adl satu sosok tubuh yg
merupakan ujian dari Allah Subhanahu wa Ta’ala
bagi hamba-hamba-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala
berikan dia kemampuan melakukan beberapa hal seperti menghidupkan
orang mati yg ia bunuh memunculkan kesuburan membawa sungai surga
dan neraka perbendaharaan bumi mengikuti diri memerintahkan langit
utk hujan mk turunlah hujan memerintahkan bumi utk menumbuhkan mk
tumbuhlah tanaman-tanaman. Itu semua terjadi dgn kehendak Allah
Subhanahu wa Ta’ala. Setelah itu ia tdk mampu
melakukan tdk mampu membunuh seorang laki2 ataupun
lainnya.â€
Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: “
Dajjal adl manusia. Fitnah lbh besar dari fitnah Eropa sebagaimana
banyak diterangkan dlm banyak hadits.â€

Dakwah Dajjal
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin
rahimahullahu mengatakan: “Telah disebutkan awal
mula ia keluar menyeru kepada Islam mengaku sebagai muslim.
Kemudian mengaku sebagai nabi setelah itu mengaku sebagai
ilah.â€

Sifat-sifat dan Bentuk Fisiknya
1. Seorang pemuda yg berambut keriting dan kusut masai.
Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu
‘anhu Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam berkata:
إِنَّهُ
شَابٌّ
قَطَطٌ
عَيْنُهُ
طَافِئَةٌ
كَأَنِّي
أُشَبِّهُهُ
بِعَبْدِ
الْعُزَّى
بْنِ
قَطَنٍ
“Dia adl seorang pemuda yg sangat keriting
rambut hilang cahaya mata seakan-akan aku menyerupakan dgn Abdul
‘Uzza bin Qathan.â€
Dalam riwayat lain: “Rambut
kusut.â€
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
berkata:
إِنَّ مِنْ
بَعْدِكُمُ
الْكَذَّابَ
الْمُضِلَّ
وَإِنَّ
رَأْسَهُ
مِنْ
بَعْدِهِ
حُبُكٌ
حُبُكٌ
حُبُكٌ
-ثَلاَثَ
مَرَّاتٍ-
وَإِنَّهُ
سَيَقُوْلُ:
أَنَا
رَبُّكُمْ؛
فَمَنْ
قَالَ:
لَسْتَ
رَبَّنَا
لَكِنَّ
رَبَّنَا
اللهُ
عَلَيْهِ
تَوَكَّلْنَا
وَإِلَيْهِ
أَنَبْنَا
نَعُوْذُ
بِاللهِ
مِنْ
شَرِّكَ؛
لَمْ
يَكُنْ
لَهُ
عَلَيْهِ
سُلْطَانٌ
“Nanti akan ada pendusta yg menyesatkan rambut
di belakang hubukun –beliau ucapkan tiga
kali–. Dia akan berkata:
‘Aku adl Rabb kalian’.
Barangsiapa yg berkata: ‘Engkau bukan Rabb kami.
Rabb kami adl Allah kepada-Nyalah kami bertawakal dan kepada-Nyalah
kami kembali. Kami berlindung kepada Allah dari
kejahatanmu’ niscaya Dajjal tdk mampu
mengalahkannya.â€
Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata:
“Hadits ini merupakan dalil yg tegas bahwa
Dajjal akbar adl manusia yg punya kepala dan rambut. Bukan sesuatu
yg maknawi atau kiasan dari kerusakan sebagaimana ucapan orang2 yg
lemah imannya.â€

2. Matanya
Dia adl seorang yg buta sebelah sedangkan Rabb kalian tidaklah
demikian. Masalah ini diriwayatkan dlm hadits yg mutawatir
diriwayatkan oleh lbh dari sepuluh orang sahabat. Di antaranya:
- Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu
‘anhuma:
قَامَ
النَّبِيُّ
صَلَّى
اللهُ
عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ
فِي
النَّاسِ
فَأَثْنَى
عَلَى
اللهِ
بِمَا هُوَ
أَهْلُهُ
ثُمَّ
ذَكَرَ
الدَّجَّالَ
فَقَالَ:
إِنِّي
أُنْذِرُكُمُوْهُ
وَمَا مِنْ
نَبِيٍّ
إِلاَّ
قَدْ
أَنْذَرَهُ
قَوْمَهُ،
لَقَدْ
أَنْذَرَهُ
نُوْحٌ
قَوْمَهُ
وَلَكِنْ
سَأَقُوْلُ
لَكُمْ
فِيْهِ
قَوْلاً
لَمْ
يَقُلْهُ
نَبِيٌّ
لِقَوْمِهِ،
تَعْلَمُوْنَ
أَنَّهُ
أَعْوَرُ
وَأَنَّ
اللهَ
لَيْسَ
بِأَعْوَرَ
Rasulullah berdiri di hadapan manusia menyanjung Allah Subhanahu wa
Ta’ala dgn sanjungan yg merupakan hak-Nya
kemudian menyebut Dajjal dan berkata: “Aku
memperingatkan kalian dari tidaklah ada seorang nabi kecuali pasti
akan memperingatkan kaum tentang Dajjal. Nuh
‘alaihissalam telah memperingatkan kaumnya. Akan
tetapi aku akan sampaikan kepada kalian satu ucapan yg belum
disampaikan para nabi kepada kaumnya. Ketahuilah dia itu buta
sebelah adapun Allah Subhanahu wa Ta’ala
tidaklah demikian.â€
- Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu
‘anhuma Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam berkata:
إِنَّ
الْمَسِيْحَ
الدَّجَّالَ
أَعْوَرُ
عَيْنِ
الْيُمْنَى
كَأَنَّ
عَيْنَهُ
عِنَبَةٌ
طَافِيَةٌ
“Sesungguh Dajjal buta mata yg kanan mata
seperti anggur yg menonjol.â€
- Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
berkata:
أَلاَ
أُحَدِّثُكُمْ
حَدِيْثًا
عَنْ
الدَّجَّالِ
مَا
حَدَّثَ
بِهِ
نَبِيٌّ
قَوْمَهُ؛
إِنَّهُ
أَعْوَرُ
وَإِنَّهُ
يَجِيْءُ
مَعَهُ
بِمِثَالِ
الْجَنَّةِ
وَالنَّارِ
فَالَّتِي
يَقُوْلُ
إِنَّهَا
الْجَنَّةُ
هِيَ
النَّارُ
وَإِنِّي
أُنْذِرُكُمْ
كَمَا
أَنْذَرَ
بِهِ
نُوْحٌ
قَوْمَهُ
“Maukah aku sampaikan kepada kalian tentang
Dajjal yg telah disampaikan oleh seorang nabi kepada kaumnya? Dia
buta sebelah membawa sesuatu seperti surga dan neraka. Yang dia
katakan surga pada hakikat adl neraka aku peringatkan kepada kalian
sebagaimana Nabi Nuh ‘alaihissalam
memperingatkan kaumnya.â€
Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
berkata:
هُوَ
أَعْوَرُ
هِجَانٌ
كَأَنَّ
رَأْسَهُ
أَصَلَةٌ،
أَشْبَهُ
رِجَالِكُمْ
بِهِ
عَبْدُ
الْعُزَّى
بْنُ
قَطَنٍ
فَإِمَّا
هَلَكَ
الْهُلَّكُ
فَإِنَّ
رَبَّكُمْ
عَزَّ
وَجَلَّ
لَيْسَ
بِأَعْوَرَ
“Dajjal mata buta sebelah kulit
putih.†: “Kulit putih seperti
keledai putih. Kepala kecil dan banyak gerak mirip dgn Abdul
‘Uzza bin Qathan. Jika ada orang2 yg binasa
ketahuilah Rabb kalian tidaklah buta sebelah.â€
Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata:
“Hadits ini menunjukkan Dajjal akbar adl manusia
yg mempunyai sifat seperti manusia. Apalagi Rasulullah menyerupakan
dgn Abdul ‘Uzza bin Qathan seorang shahabat.
Hadits ini satu dari sekian banyak dalil yg membatilkan takwil
sebagian orang yg menyatakan Dajjal bukanlah sosok fisik tapi rumuz
kemajuan Eropa berikut kemegahan serta fitnahnya. Dajjal adl
manusia fitnah lbh besar dari fitnah Eropa sebagaimana banyak
diterangkan dlm banyak hadits.â€

Tulisan di antara Kedua Matanya
Tertulis di antara kedua mata ك ف ر yg bisa
dibaca oleh mukmin yg bisa baca tulis ataupun tidak. Dari Anas bin
Malik radhiyallahu ‘anhu Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam berkata:
مَا مِنْ
نَبِيٍّ
إِلاَّ
وَقَدْ
أَنْذَرَ
أُمَّتَهُ
اْلأَعْوَرَ
الْكَذَّابَ
أَلاَ
إِنَّهُ
أَعْوَرُ
وَإِنَّ
رَبَّكُمْ
لَيْسَ
بِأَعْوَرَ
وَمَكْتُوْبٌ
بَيْنَ
عَيْنَيْهِ
ك ف ر
“Tidak ada seorang nabi pun kecuali
memperingatkan umat dari Dajjal. Dia buta pendusta. Ketahuilah dia
buta adapun Rabb kalian tidaklah demikian. Tertulis di antara dua
mata Dajjal :ك ف ر -yakni:
kafir.â€
Dari ‘Umar bin Tsabit Al-Anshari rahimahullah
beliau mendapatkan berita dari sebagian shahabat Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasa pada suatu
hari beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam
berkata memperingatkan manusia dari Dajjal:
إِنَّهُ
مَكْتُوْبٌ
بَيْنَ
عَيْنَيْهِ
كَافِرٌ
يَقْرَؤُهُ
مَنْ
كَرِهَ
عَمَلَهُ
أَوْ
يَقْرَؤُهُ
كُلُّ
مُؤْمِنٍ
“Sesungguh tertulis di antara dua mata ك
ف ر akan bisa membaca orang yg membenci amalan -atau
akan membaca semua mukmin.â€
Dalam satu riwayat dari Hudzaifah radhiyallahu
‘anhu:
يَقْرَؤُهُ
كُلُّ
مُؤْمِنٍ
كَاتِبٍ
وَغَيْرِ
كَاتِبٍ
“Akan bisa membaca semua mukmin yg bisa menulis
ataupun tidak.â€
Al-Imam An-Nawawi rahimahullahu berkata: “Yang
benar dan ini adl ucapan para ulama muhaqqiqin: Tulisan adl hakiki
ada sesuai dzahirnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala
jadikan sebagai tanda di antara sekian tanda kekufuran kedustaan
dan kebatilannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala
tampakkan kepada seluruh mukmin yg bisa baca tulis ataupun tdk dan
Allah Subhanahu wa Ta’ala sembunyikan dari
orang yg diinginkan kesesatan dan terkena
fitnahnya.â€

Pengikut Dajjal
Dari Anas radhiyallahu ‘anhu Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
يَتْبَعُ
الدَّجَّالَ
مِنْ
يَهُوْدِ
أَصْبَهَانَ
سَبْعُوْنَ
أَلْفًا
عَلَيْهِمْ
الطَّيَالِسَةُ
“Akan mengikuti Dajjal dari kaum Yahudi Ashbahan
70.000 orang mereka memakai thayalisah .â€
Pengikut Dajjal adl orang2 Yahudi dan orang2 yg jahat. Diriwayatkan
dari Aisyah radhiyallahu ‘anha:
دَخَلَ
عَلَيَّ
رَسُوْلُ
اللهِ
صَلَّى
اللهُ
عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ
وَأَنَا
أَبْكِي،
فَقَالَ
لِي: مَا
يُبْكِيْكِ؟
قُلْتُ: يَا
رَسُوْلَ
اللهِ،
ذَكَرْتُ
الدَّجَّالَ
فَبَكَيْتُ.
فَقَالَ
رَسُوْلُ
اللهِ
صَلَّى
اللهُ
عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ:
إِنْ
يَخْرُجِ
الدَّجَّالُ
وَأَنَا
حَيٌّ
كَفَيْتُكُمُوْهُ،
وَإِنْ
يَخْرُجِ
الدَّجَّالُ
بَعْدِي
فَإِنَّ
رَبَّكُمْ
عَزَّ
وَجَلَّ
لَيْسَ
بِأَعْوَرَ
وَإِنَّهُ
يَخْرُجُ
فِي
يَهُوْدِيَّةِ
أَصْبَهَانَ
حَتَّى
يَأْتِيَ
الْمَدِيْنَةَ
فَيَنْزِلَ
نَاحِيَتَهَا
وَلَهَا
يَوْمَئِذٍ
سَبْعَةُ
أَبْوَابٍ
عَلَى
كُلِّ
نَقْبٍ
مِنْهَا
مَلَكَانِ،
فَيَخْرُجَ
إِلَيْهِ
شِرَارُ
أَهْلِهَا
“Rasulullah masuk ke kamarku dlm keadaan aku
sedang menangis. Beliau berkata kepadaku: ‘Apa
yg membuatmu menangis?’ Aku menjawab:
‘Saya mengingat perkara Dajjal mk aku pun
menangis.’ Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam berkata:
‘Jika dia keluar sedang aku masih berada di
antara kalian niscaya aku akan mencukupi kalian. Jika dia keluar
setelah aku mati mk ketahuilah Rabb kalian tdk buta sebelah. Dajjal
keluar bersama orang2 Yahudi Ashbahan hingga datang ke Madinah dan
berhenti di salah satu sudut Madinah. Madinah ketika itu memiliki
tujuh pintu tiap celah ada dua malaikat yg berjaga. mk keluarlah
orang2 jahat dari Madinah mendatangi Dajjal .â€
Dalam sebuah hadits disebutkan juga bahwa Dajjal akan muncul di
tengah-tengah pasukan Khawarij.
يَنْشَأُ
نَشْءٌ
يَقْرَؤُوْنَ
الْقُرْآنَ
لاَ
يُجَاوِزُ
تَرَاقِيَهُمْ،
كُلَّمَا
خَرَجَ
قَرْنٌ
قُطِعَ
حَتَّى
خَرَجَ فِي
عِرَاضِهِمُ
الدَّجَّالُ
“Akan muncul sekelompok pemuda yg membaca
Al-Qur`an tapi tdk melewati tenggorokan mereka. Setiap kali keluar
sekelompok mereka mk akan tertumpas sehingga muncul Dajjal di
tengah-tengah mereka.â€

Macam-macam Fitnahnya
Fitnah yg dilakukan Dajjal banyak sekali di antaranya:
1. Bersama ada surga dan nerakanya.
Dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
الدَّجَّالُ
أَعْوَرُ
الْعَيْنِ
الْيُسْرَى
جُفَالُ
الشَّعْرِ
مَعَهُ
جَنَّةٌ
وَنَارٌ
فَنَارُهُ
جَنَّةٌ
وَجَنَّتُهُ
نَارٌ
“Dajjal cacat mata yg kiri1 keriting rambut
bersama surga dan nerakanya. Neraka adl surga dan surga adl
neraka.â€
2. Membunuh satu jiwa kemudian menghidupkan kembali.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
berkata:
فَيَخْرُجُ
إِلَيْهِ
يَوْمَئِذٍ
رَجُلٌ
هُوَ
خَيْرُ
النَّاسِ
أَوْ مِنْ
خَيْرِ
النَّاسِ
فَيَقُوْلُ
لَهُ:
أَشْهَدُ
أَنَّكَ
الدَّجَّالُ
الَّذِي
حَدَّثَنَا
رَسُوْلُ
اللهِ
صَلَّى
اللهُ
عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ
حَدِيْثَهُ.
فَيَقُوْلُ
الدَّجَّالُ:
أَرَأَيْتُمْ
إِنْ
قَتَلْتُ
هَذَا
ثُمَّ
أَحْيَيْتُهُ
أَتَشُكُّوْنَ
فِي
اْلأَمْرِ؟
فَيَقُوْلُوْنَ:
لاَ. قَالَ:
فَيَقْتُلُهُ
ثُمَّ
يُحْيِيْهِ..
“Keluarlah pada hari itu seorang yg terbaik atau
di antara orang terbaik. Dia berkata: ‘Aku
bersaksi engkau adl Dajjal yg telah disampaikan kepada kami oleh
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
sallam.’ Dajjal berkata :
‘Apa pendapat kalian jika aku bunuh dia dan aku
hidupkan kembali apakah kalian masih ragu
kepadaku?’ Mereka berkata:
‘Tidak.’ mk Dajjal membunuh
dan menghidupkan kembali.â€
3. Menggergaji seseorang kemudian membangkitkan kembali.
4. Memerintahkan langit utk menurunkan hujan lalu turunlah
hujan.
Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu
‘anhu: Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam berkata:
فَيَأْتِي
عَلَى
الْقَوْمِ
فَيَدْعُوْهُمْ
فَيُؤْمِنُوْنَ
بِهِ
وَيَسْتَجِيْبُوْنَ
لَهُ
فَيَأْمُرُ
السَّمَاءَ
فَتُمْطِرُ
وَاْلأَرْضَ
فَتُنْبِتُ
“Dia datang kepada satu kaum mendakwahi mereka.
Merekapun beriman kepada menerima dakwahnya. mk Dajjal
memerintahkan langit utk hujan dan memerintahkan bumi utk
menumbuhkan tanaman mk turunlah hujan dan tumbuhlah
tanaman.â€
Adapun kaum yg tdk beriman dan tdk menerima dakwah Dajjal tdk ada
sedikit harta pun tersisa pada mereka.
5. Akan diikuti perbendaharaan harta.
Dalam hadits An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu
‘anhu disebutkan Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam berkata:
وَيَمُرُّ
بِالْخَرِبَةِ
فَيَقُوْلُ
لَهَا:
أَخْرِجِي
كُنُوْزَكِ.
فَتَتْبَعُهُ
كُنُوْزُهَا
كَيَعَاسِيْبِ
النَّحْلِ
“Dia mendatangi reruntuhan dan berkata:
‘Keluarkanlah
perbendaharaanmu.’ mk keluarlah perbendaharaan
mengikuti Dajjal seperti sekelompok lebah.â€
6. Bersama air sungai dan gunung roti api dan air.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda:
وَإِنَّهُ
مَعَهُ
جَنَّةٌ
وَنَارٌ
وَنَهْرٌ
وَمَاءٌ
وَجَبَلُ
خُبْزٍ
وَإِنَّ
جَنَّتَهُ
نَارٌ
وَنَارَهُ
جَنَّةٌ
“..Sesungguh bersama dia ada surga dan neraka
sungai dan air serta gunung roti. Sesungguh surga Dajjal adl neraka
dan neraka Dajjal adl surga.â€
Dari ‘Uqbah bin ‘Amr
radhiyallahu ‘anhu dia berkata: Aku mendengar
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata
tentang Dajjal:
إِنَّ
الدَّجَّالَ
يَخْرُجُ
وَإِنَّ
مَعَهُ
مَاءً
وَنَارًا
فَأَمَّا
الَّذِي
يَرَاهُ
النَّاسُ
مَاءً
فَنَارٌ
تُحْرِقُ
وَأَمَّا
الَّذِي
يَرَاهُ
النَّاسُ
نَارًا
فَمَاءٌ
بَارِدٌ
عَذْبٌ،
فَمَنْ
أَدْرَكَ
ذَلِكَ
مِنْكُمْ
فَلْيَقَعْ
فِي
الَّذِي
يَرَاهُ
نَارًا
فَإِنَّهُ
مَاءٌ
عَذْبٌ
طَيِّبٌ
“Sungguh Dajjal akan keluar dan bersama ada air
dan api. Apa yg dilihat manusia air sebenar adl api yg membakar.
Apa yg dilihat manusia api sesungguh adl air minum dingin yg segar.
Barangsiapa di antara kalian yg mendapati hendak memilih yg dilihat
api krn itu adl air segar yg baik.â€
Jika seorang mukmin telah mengetahui dan beriman akan keluar Dajjal
dgn membawa fitnah yg demikian dahsyat hendak ia mengamalkan
beberapa sebab utk menjaga diri dari Dajjal dan fitnahnya. Di
antara amalan tersebut:
1. Minta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa
Ta’ala dari kejelekan fitnah memperbanyak minta
perlindungan dari terutama setelah tasyahud akhir. Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
إِذَا
تَشَهَّدَ
أَحَدُكُمْ
فَلْيَسْتَعِذْ
بِاللهِ
مِنْ
أَرْبَعٍ
يَقُوْلُ:
اللَّهُمَّ
إِنِّي
أَعُوْذُ
بِكَ مِنْ
عَذَابِ
جَهَنَّمَ
وَمِنْ
عَذَابِ
الْقَبْرِ
وَمِنْ
فِتْنَةِ
الْمَحْيَا
وَالْمَمَاتِ
وَمِنْ
شَرِّ
فِتْنَةِ
الْمَسِيْحِ
الدَّجَّالِ
“Jika salah seorang kalian selesai dari tasyahud
akhir mintalah perlindungan dari empat perkara:
‘Ya Allah aku berlindung kepadamu dari adzab
jahannam dari adzab kubur dari fitnah waktu hidup dan waktu mati
dan dari kejahatan fitnah
Dajjal’.â€
2. Menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
berkata:
مَنْ
حَفِظَ
عَشْرَ
آيَاتٍ
مِنْ
أَوَّلِ
سُوْرَةِ
الْكَهْف
عُصِمَ
مِنْ
الدَّجَّالِ
“Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari
surat Al-Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal.â€
3. Menjauhi tdk mendatangi kecuali seorang yg yakin tdk akan
terkena mudarat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda:
مَنْ
سَمِعَ
بِالدَّجَّالِ
فَلْيَنْأَ
مِنْهُ
فَإِنَّ
الرَّجُلَ
يَأْتِيْهِ
وَهُوَ
يَحْسِبُ
أَنَّهُ
مُؤْمِنٌ
فَلاَ
يَزَالُ
بِهِ لِمَا
مَعَهُ
مِنْ
الشُّبَهِ
حَتَّى
يَتَّبِعَهُ
“Barangsiapa mendengar Dajjal hendak menjauh
darinya. Demi Allah sungguh ada seorang yg mendatangi merasa diri
beriman tapi kemudian mengikuti Dajjal dikarenakan syubhat-syubhat
yg dilontarkan Dajjal.â€
4. Tinggal di Makkah dan Madinah
Karena kedua adl negeri yg aman tdk bisa dimasuki Dajjal.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda:
لَيْسَ
مِنْ
بَلَدٍ
إِلاَّ
سَيَطَؤُهُ
الدَّجَّالُ
إِلاَّ
مَكَّةَ
وَالْمَدِيْنَةَ
لَيْسَ
لَهُ مِنْ
نِقَابِهَا
نَقْبٌ
إِلاَّ
عَلَيْهِ
الْمَلاَئِكَةُ
صَافِّيْنَ
يَحْرُسُوْنَهَا
“Tidak ada satu negeri pun kecuali akan dimasuki
Dajjal kecuali Makkah dan Madinah. Dia tdk mendapati celah/ jalan
masuk kecuali pada ada malaikat yg berbaris
menjaganya.â€
Dan termasuk yg terjaga dari Dajjal juga adl Masjidil Aqsha serta
bukit Tursina
Dari nash-nash yg kita dapatkan tentang Dajjal kita dapatkan
kesimpulan:
1. Luas rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada
hamba-hamba-Nya krn Dia telah membekali mereka dgn senjata yg bisa
mematahkan hujjah dan fitnah Dajjal. Ini terwujud dgn penjelasan
sifat-sifat yg menunjukkan kedustaan kaum mukmin diberi kemampuan
utk membaca apa yg tertulis di kening Dajjal yg menunjukkan
kekufurannya. Juga Allah Subhanahu wa Ta’ala
bimbing kita utk menghafal sepuluh ayat pertama dlm surat Al-Kahfi
sebagai tameng dari Dajjal.
2. Dajjal adl sosok manusia yg telah sangat jelas sifat-sifat
sebagai manusia. Ini membantah ucapan orang sesat dan ahlul
bid’ah yg menyatakan Dajjal hanyalah sosok
fiktif belaka atau hanyalah simbol dari tersebar kerusakan.
3. Dajjal mempunyai sifat dan fitnah-fitnah yg telah digambarkan
dgn rinci: keluar di akhir jaman muncul dari arah Syam tinggal
selama 40 hari diberi kemampuan mematikan dan menghidupkan membawa
surga dan neraka tertulis di antara dua mata ك ف
ر dan sifat lainnya. Ini membantah ucapan yg menyatakan bahwa
Dajjal adl Sri Sathya Sai Baba dari India atau kiasan dari kemajuan
serta fitnah Eropa.
Wa akhiru da’wana anil hamdulillahi Rabbbil
‘alamin.

1 dlm hal ini terdapat perbedaan riwayat sebagian menyatakan yg
kiri dan sebagaian menyatakan yg kanan. Sebagian ulama
mengkompromikan riwayat-riwayat tersebut dgn mengatakan bahwa mata
yg kanan terhapus dan tdk bercahaya sedangkan pada mata yg kiri
terdapat sepotong daging yg menonjol.

Sumber: www.asysyariah.com