“Propaganda Yang Dilancarkan Pada Separuh Awal Abad Empat Belas Hijriyah” ketegori Muslim.

Propaganda Yang Dilancarkan Pada Separuh Awal Abad Empat Belas Hijriyah

Kategori Propaganda Sesat

Rabu, 12 Mei 2004 12:59:09 WIB

TINJAUAN HISTORIS TEORI PENYATUAN AGAMA DAN BEBERAPA KASUS YANG BERKAITAN DENGANNYA

Oleh Syaikh Bakr bin Abdullah Abu Zaid Bagian Ketiga dari Enam Tulisan [3/6] [3] PROPAGANDA YANG DILANCARKAN PADA SEPARUH AWAL ABAD EMPAT BELAS HIJRIYAH Kemudian propaganda tersebut tenggelam beberapa waktu. Terkungkung di dalam dada para penganutnya. Mereka menampakkan Islam namun menyembunyikan kekufuran. Hingga akhir muncullah gerakan : Son Moon At-Tauhidiyah atau disebut juga gerakan Al-Mooniyah.[1] Sebelum muncul pula gerakan Al-Masuuniyah[2], yaitu sebuah organisasi Yahudiyah untuk menguasai dunia, menyebarkan kesesatan dan kehidupan bebas. Mereka bersembunyi di balik seruan kpd penyatuan tiga agama, membuang fanatisme agama di bawah satu ikatan, yaitu iman kpd Allah, semua orang-orang beriman. Diantara orang yg terjerat propaganda mereka ialah Jamaluddin bin Shafdar Al-Afghani (meninggal pada tahun 1314 di Turki)[3] dan muridnya, yaitu Syaikh Muhammad Abduh bin Hasan At-Turkimani (meninggal pada tahu 1323 di Iskandiriyah).[4] Diantara upaya yg dilakukan oleh Muhammad Abduh ialah mendirikan sebuah organisasi bernama à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œJamà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢iyah Taà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢lif Wat Taqrib (Organisasi Penyatuan dan Pendekatan)à ¢Ã¢”š ¬Ã‚ bersama tokoh gerakan yaitu Mirza Muhammad Baqir Al-Irani yg pernah memeluk agama Nasrani lalu kembali memeluk Islam dan Jamaluddin Al-Afghani serta beberapa pemikir lain di Beirut. Misi organisasi tersebut ialah melakukan pendekatan antara tiga agama. Beberapa warga Iran, Inggris dan Yahudi ikut bergabung bersama organisasi ini. Anda dpt baca hal itu secara rinci dalam buku : à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œTarikh Al-Utsadz Al-Imamà ¢Ã¢”š ¬Ã‚ (I/817-829) karangan Muhammad Rasyid Ridha (wafat tahun 1354) Diantara usaha Muhammad Abduh dalam hal ini ialah mengadakan kontak surat menyurat dgn beberapa pastor. Sebagaimana disebutkan dalam buku Al-Aà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢mal Al-Kamilah karangan Muhammad Abduh (II/363-367) disusun oleh Muhammad Umarah Muncullah kontroversi seputar teori ini. Ada yg mendukung dan ada pula yg membantahnya, para pendukung antara lain Muhammad Abduh, Muhammad Husein Haikal, Dr. Husein Al-Harawi, Abdul Jawwad Asy-Syarqaawi dalam Majalah Mingguan Politik Mesir mulai edisi 2821 bulan Shafar tahun 1351 dan seterusnya. Dan dalam surat kabar Al-Hilal edisi 484 dan 485 tahun 1357 dan 1358, dalam makalah yg berjudul : à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œMungkinkah menyatukan agama Islam dgn Nasrani ?à ¢Ã¢”š ¬Ã‚ Dialog interaktif antara Muhammad Farid Wajdi, Muhammad à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“Arafah, Abdullah Al-Faisyawi Al-Ghazzi dgn beberapa pastor. Dialog dan surat menyurat terus berlangsung seputar persoalan tersebut dan dalam mencari jawaban pertanyaan di atas, yaitu mungkinkah menyatukan agama Islam dgn agama Nasrani dalam aspek spiritual ataukah ha dalam aspek material saja ? Seorang Nasrani bernama Ibrahim Luqa menganggap mustahil usaha penyatuan agama Islam dgn Nasrani dalam kedua aspek tersebut. Akan tetapi sangat mungkin menyatukan Islam dan Nasrani demi kepentingan nasional, demikian katanya. Kemudian ia berkata : à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œTidak ada jalan untuk menyatukan kedua secara totalitas, kecuali salah satu dari kedua bersedia meyakini keyakinan yg lain. Yaitu beriman kpd ketuhanan Isa, penitisannya, kematian dan kebangkitannya, hingga seluruh menjadi Nasrani tulen atau beriman bahwa Isa hanyalah salah satu dari rasul dan nabi yg diutus, hingga seluruh menjadi muslim tulenà ¢Ã¢”š ¬Ã‚ . [Disalin dari kitab Al-Ibthalu Linazhariyyatil Khalthi Baina Diinil Islaami Wa Ghairihii Minal Adyan, edisi Indonesisa Propaganda Sesat Penyatuan Agama, Oleh Syaikh Bakr bin Abdillah Abu Zaid, Terbitan Darul Haq] _________ Foote Note [1] Lihat Al-Mausuà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ah Al-Muyassarah II/669-673, cetakan ketiga [2] Lihat Al-Mausuà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ah Al-Muyassarah hal.449-454 cetakan pertama [3] Lihat kitab Shahwatur Rajulil Maridh karangan Muwaffiq bani Al-Murajjih hal.345 dan kitab Jamalauddin Al-Afghani fil Mizan [4] Ibid Sumber : http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=715&bagian=0 Sumber Propaganda Yang Dilancarkan Pada Separuh Awal Abad Empat Belas Hijriyah : http://alsofwah.or.id