Penghalang-Penghalang Do’a” ketegori Muslim.

Penghalang-Penghalang Do’a

Kategori Do’a Dan Dzikir

Rabu, 28 Januari 2004 10:19:39 WIB

PENGHALANG-PENGHALANG DO’A

Oleh
Ismail bin Marsyud bin Ibrahim Ar-Rumaih

Banyak orang yg berdoa melakukan peruntukan yg menyebabkan doa mereka ditolak dan tdk dikabulkan, krn kebodohan mereka tentang syarat-syarat doa, padahal apabila tdk terpenuhi salah satu syarat tersebut, maka doa tersebut tdk dikabulkan.

Adapun syarat-syarat yg terpenting antara lain.

[1]. Ikhlas

Sebagaimana firman Allah.

“Arti : Maka sembahlah Allah dgn memurnikan ibadah kpd-Nya”. [Ghafir : 14]

Ibnu Katsir mengatakan bahwa setiap orang yg beribadah dan berdoa hendak dgn ikhlas serta menyelisihi orang-orang musyrik dalam cara dan madzhab mereka.[Tafsir Ibnu Katsir 4/73]

Dari Abdurrahman bin Yazid bahwa dia berkata bahwasa Ar-Rabii’ datang kpd ‘Alqamah pada hari Jum’at dan jika saya tdk ada dia memberikan kabar kpd saya, lalu ‘Alqamah bertemu dgn saya dan berkata : Bagaimana pendptmu tentang apa yg dibawa oleh Rabii’.? Dia menjawab : “Berapa banyak orang yg berdoa tetapi tdk dikabulkan ? Karena Allah tdk menerima doa kecuali yg ikhlas”. Saya berkata : Bukankah itu telah dikatakan ? Dia berkata : Abdullah mengatakan bahwa Allah tdk mendengar doa seseorang yg berdoa krn sum’ah, riya’ dan main-main tetapi Allah menerima orang yg berdoa dgn ikhlas dari lubuk hatinya”. [Imam Al-Bukhari dalam Adabul Mufrad 2/65 No. 606. Dishahihkan sanad oleh Al-Albani dalam Shahih Adabul Mufrad No. 473. Nakhilah maksud ialah iikhlas, Masma’ ialah orang yg beramal untuk dipuji atau tenar].

Termasuk syarat terkabul doa ialah tdk beribadah dan tdk berdoa kecuali kpd Allah. Jika seseorang menujukan sebagian ibadah kpd selain Allah baik kpd para Nabi atau para wali seperti mengajukan permohonan kpd mereka, maka doa tdk terkabulkan dan nanti di akhirat termasuk orang-orang yg merugi serta kekal di dalam Neraka Jahim bila dia meninggal sebelum bertaubat.

[2] & [3]. Tidak Berdoa Untuk Sesuatu Dosa Atau Memutuskan Silaturrahmi

Dari Abu Said bahwasa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Arti : Apabila seorang muslim berdoa dan tdk memohon suatu yg berdosa atau pemutusan kerabat kecuali akan diakabulkan oleh Allah salah satu dari tiga ; Akan dikabulkan doa atau ditunda untuk simpanan di akhirat atau menghilangkan daripada keburukan yg semisalnya”.[Musnad Ahmad 3/18. Imam Al-Mundziri mengatakan Jayyid (bagus) Targhib 2/478].

Syaikh Al-Mubarak Furi berkata bahwa yg dimaksud “tdk berdoa untuk suatu yg berdosa” arti berdoa untuk kemaksiatan suatu contoh : “Ya Allah takdirkan aku untuk bisa membunuh si fulan”, sementara si fulan itu tdk berhak dibunuh atau “Ya Allah berilah aku rizki untuk bisa minum khamer” atau “Ya Allah pertemukanlah aku dgn seorang wanita untuk berzina”. Atau berdoa untuk memutuskan silaturrahmi suatu contoh : “Ya Allah jauhkanlah aku dari bapak dan ibuku serta saudaraku” atau doa semisalnya. Doa tersebut pengkhususan terhadap yg umum. Imam Al-Jazri berkata bahwa memutuskan silaturahmi bisa berupa tdk saling menyapa, saling menghalangi dan tdk beruntuk baik dgn semua kerabat dan keluarga.

[4]. Hendak Makanan Dan Pakaian Dari Yang Halal Dan Bagus

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan :

“Arti : Seorang laki-laki yg lusuh lagi kumal krn lama bepergian mengangkat kedua tanga ke langit tinggi-tinggi dan berdoa : Ya Rabbi, ya Rabbi, sementara makanan haram, minuman haram, pakaian haram dan daging tumbuh dari yg haram, maka bagaimana doa bisa terkabulkan.?” [Shahih Muslim, kitab Zakat bab Qabulus Sadaqah 3/85-86].

Imam An-Nawawi berkata bahwa yg dimaksud lama bepergian dalam rangka beribadah kpd Allah seperti haji, ziarah, bersilaturrahmi dan yg lainnya.

Pada zaman sekarang ini berapa banyak orang yg mengkonsumsi makanan, minuman dan pakaian yg haram baik dari harta riba, perjudian atau harta