“Sesungguhnya orang-orang yg menyatakan ” Tuhan kami adl Allah ”
kemudian mereka istiqomah maka para malaikat akan turun kepada
mereka ” Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa
sedih; dan bergembiralah kamu dgn syurga yg telah dijanjikan Allah
kepadamu”

Penjelasan Istiqomah menurut etimotogi bahasa adl sedang-sedang
atau tengah-tengah. Menurut terminologi syara` adl menetapi jalan
yg benar dgn menjalankan perintah Allah SWT dan meninggalkan
larangan-Nya baik dhohir maupun bathin . Beberapa sahabat Nabi SAW
pernah ditanya tentang istiqomah dan jawaban mereka
berbeda-beda.

Abu Bakar Ash-Shidiq menyatakan istiqomah adl Anda tidak
menyekutukan Allah SWT sama sekali. Umar bin Khattab menyatakan
istiqomah adl engkau menjalankan perintah Allah SWT dan
meninggalkan larangan-Nya dan tidak bersikap seperti musang.

Ustman bin Affan berpendapat istiqomah itu ya ikhlas. Sedangkan
Ali bin Abi Thalib mengatakan istiqomah itu mengerjakan
kewajiban-kewajiban. Sementara sebagian para `ulama berkesimpulan
bahwa istiqomah itu terbagai kepada tiga hal yaitu ;

Istiqomah dalam ucapan berarti
menjaga lisan sesuai dgn ketentuan syahadat.
Istiqomah dalam hati berupa kejujuran
kemauan dalam kalbu.
Kejujuran dalam raga berupa
menjalankan ibadah dan ketaatan.

Iman manusia itu terdapat gradasi naik-turun. Manakala iman
seseorang naik maka amal sholehnya akan banyak. Tapi sebaliknya
bila iman sedang turun maka timbul rasa malas utk beramal shaleh.
Untuk itu kita perlu istiqomah agar menjaga iman ini selalu stabil
dalam amal sholeh. Hal ini membutuhkan beberapa perangkat ;

Kita perlu utk menjaga kesholehan
kita baik dhahir maupun bathin krn kita hidup utk diuji dan mati
sewaktu-waktu akan menghampiri kita sehingga kita perlu persiapan
selalu.
Kita harus menetapi keyakinan yg
benar berdasarkan ajaran Rasulullah SAW dan salaf sholeh yg disebut
dgn ahlissunnah wal jamaah.
Kita perlu selalu bersikap moderat
sesuai dgn ajaran Islam tidak ekstrim dan tidak pula kendor.
Kita harus berpakaian dgn
akhlak mulia yg diajartkan oleh
Al Qur`an dan dicontohkan Rasulullah SAW .
Kita perlu pendamping atau kawan yg
sholeh agar selalu mengingatkan kita kalau pada suatu saat kita
teledor.

Semoga kita selalu istiqomah dijalan Allah SWT dgn mempraktekkan
Islam dalam kehidupan kita. Wallahu `Alam.

Oleh Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam
Indonesia

sumber file al_islam.chm