"Hukum Menindik Telinga Anak Perempuan" ketegori Muslim.

Hukum Menindik Telinga Anak Perempuan

Kategori Ath-Thiflu = Anak Muslim

Rabu, 18 Februari 2004 12:08:25 WIB

HUKUM MENINDIK TELINGA ANAK PEREMPUAN

Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dita : "Apa hukum menindik telinga dan hidung anak perempuan untuk tujuan berhias?".

Jawaban.
Menindik telinga hukum boleh, krn tujuan ialah untuk berhias. telah diriwayatkan bahwa para istri-istri shahabat mempunyai anting-anting yg mereka pergunakan di telinga mereka. Menusuk menyakiti, tapi hanya
sedikit, jika ditindik ketika masih kecil, sembuhnya-pun cepat. Sedang menindik hidung, hukum sama dgn menindik telinga.

[Fatawa wa Rasa'il Syaikh Ibnu Utsaimin 4/137, Lihat Fatawa Lajnah Da'imah 5/121]

Syaikh Abdullah Al-Fauzan berkata, "Diperbolehkan menindik telinga krn bertujuan untuk memenuhi kebutuhan fitrah wanita untuk berhias. Ada rasa sakit ketika ditindik tdklah mrpk halangan, krn ha mrpk sakit sedikit dan sebentar. Dan menindik telinga seringkali ha dilakukan kaetika anak masih kecil.

Menindik telinga mrpk perkara biasa bagi wanita dari dulu hingga sekarang. Tidak ada larangan tentangnya, baik di dalam Al-Qur'an maupun hadits, justru ada riwayat yg mengisyaratkan diperbolehkan dan pengakuan manusia atasnya. Terdpt riwayat dari Abdurrahman bin Abbas, ia berkata bahwa Ibnu Abbas dita : "Pernahkah kamu menyaksikan hari raya bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ?" Dia menjawab, "Pernah, kalaulah bukan krn kedudukanku di sisinya, saya menyaksikan semenjak kecil. Beliau mendatangi tenda di rumah Katsir bin Shalt (Rumah Katsir bin Shalt dipakai sebagai kiblat untuk shalat Id). Lalu beliau shalat kemudian berkhutbah tanpa terdengar adzan ataupun iqamah. beliau memerintahkan untuk bersedekah, maka para wanita mengulurkan tangan ke telinga-telinga mereka dan leher-leher mereka (untuk mencopot perhiasan mereka) dan beliau memerintahkan kpd Bilal untuk mendatangi tempat wanita, (setelah selesai) kemudian Bilal kembali menghadap Nabi.

Dalam lafazh riwayat Al-Bukhari dari Ibnu Abbas disebutkan, Nabi Shallallahu
'alaihi wa sallam memerintahkan untuk bersedekah, maka saya melihat para
wanita mengulurkan tangan ke telinga dan leher mereka (mengambil perhisan
mereka).

[Zinatul Mar'ah, Syaikh Al-Fauzan, hal 54]

[Disalin Dari Kitab Al-Fatawa Al-Jami'ah Lil Mar'atil Muslimah, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Tentang Wanita-3, hal 115-116, Darul Haq]

Sumber : http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=235&bagian=0

Sumber Hukum Menindik Telinga Anak Perempuan : http://alsofwah.or.id