Maasyirol Muslimin rahimakumullah! Bertakwalah kepada Allah dan
tolong-menolonglah dalam kebajikan. Ketahuilah bahwa Allah telah
mengikat pertalian antara kita dgn agama Islam sehingga seolah-olah
kaum muslimin berada dalam satu keluarga yg satu sama lainnya
saling menunjang dalam meraih kebaikan dan kemenangan serta
persaudaraan yg sempurna yg diliputi kasih sayang. Di antaranya adl
hak-hak tetangga yg sangat diperhatikan oleh agama kita agama yg
penuh toleransi dan keberkahan yg memberi bimbingan dan
menganjurkan agar hak-hak tersebut dijaga dgn penuh perhatian dan
diaplikasikan secara benar. Dengan demikian pertalian sesama muslim
akan bertambah kokoh dan kuat sehingga dari sini dapat terbentuk
dinding kokoh yg mampu mengusir gangguan musuh. Allah SWT telah
menjadikan hak-hak bagi tetangga yg apabila kaum muslimin mampu
memperhatikan niscaya akan mengetahui bahwa di dalam agamanya
terkandung tiap kebaikan. Allah SWT selalu memperhatikan masalah
hak tetangga sehingga menjadikannya di atas segalanya. Allah SWT
telah menjadikan hak-hak bagi tetangga yg apabila tiap individu
melakukannya terhadap tetangganya niscaya persaudaraan Islam akan
benar-benar kuat saling hormat-menghormati dan bersih hatinya.
Alquran telah menjelaskan hak-hak bertetangga dan menganjurkan
terselenggaranya. Allah SWT berfirman “Sembahlah Allah dan
janganlah kamu mempersekutukan-Nya dgn sesuatu apa pun. Dan berbuat
baiklah terhadap kedua orang-tuamu karib-kerabat anal-nak yatim
orang-orang miskin tetangga yg dekat tetangga yg jauh teman sejawat
ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah SWT tidak
menyukai orang-orang yg sombong dan membangga-banggakan diri.”

Ayat tersebut menjelaskan tentang hak-hak tetangga yg wajib
dipelihara dgn cermat dan ditunaikan dgn tulus ikhlas. Merupakan
tanda kesempurnaan iman seorang hamba dan dalil yg menunjukkan
kebahagiaannya adl tekadnya yg keras utk melangkah ke jalan yg
selaras dgn ruh Alquran dan senantiasa mengamalkan hukum-hukum yg
di dalamnya terkandung kebahagiaan dunia dan akhirat. Allah SWT
telah memerintahkan kita agar berbuat baik kepada para tetangga. Di
antara sikap baik terhadap mereka adl menutup pandangan mata dari
kehormatan mereka menutup aurat mereka membantu mereka melakukan
kebajikan dan membimbing mereka ke jalan yg benar . Mempererat
hubungan dan mendamaikan mereka mendahului salam kepada mereka
menampakkan rasa simpati kepada mereka dan memberi maaf kepada
orang yg berbuat jahat dari kalangan mereka. Semua itu-dan masih
banyak yg lainnya-adalah hak-hak tetngga yg harus diketahui oleh
tiap muslim. Tidak boleh seorang pun melalaikan dan apriori
terhadap mereka. Sabda Rasul saw menyatakan ” Sebaik-baik teman
menurut Allah adl mereka yg paling baik terhadap temannya. Dan
sebaik-baik tetangga menurut Allah adl mereka yg paling baik
terhadap tetangganya.”
Disebutkan pula oleh Rasulullah saw
dalam hadis yg lain seperti “Tetangga itu ada tiga macam
tetangga dgn satu hak tetangga dgn dua hak dan tetangga dgn tiga
hak. Tetangga dgn satu hak adl tetangga musyrik tetangga dgn dua
hak adl tetangga muslim dan tetangga dgn tiga hak adl tetangga
muslim .”
Karenanya Islam sangat memperhatikan hak-hak tetangga
dan hubungan perorangan dgn tetangga. Dalam hal ini syariat Islam
benar-benar sangat memperhatikannya dan belum pernah ada agama lain
yg menyamainya. Semuam itu menunjukkan kebaikan dan keluhuran ruh
ajaran Islam dan merupakan jaminan atas terpeliharanya hubungan
antar individu dan masyarakat sehingga umat menjadi kuat seakan
berada dalam satu tubuh dan ruh. Setiap anggota bangkit semang
atnya dan semua perkara menyatu seragam saling tunjang-menunjang
selaras dgn ruh ajaran Islam. Sehingga Islam dan para pengikutnya
seakan membentuk bendungan kuat yg mampu menahan perembesan
kerusakan perpecahan dan kehinaan dan membentuk benteng kokoh yg
mampu menahan serangan musuh. Wahai kaum Muslimin ketahuilah bahwa
mengeraskan suara radio dan perangkat sejenisnya ketika tetangga
sedang tidur lelap utk beristirahat adl satu sikap tidak terpuji
dan merupakan pelanggaran atas hak-hak tetangga. Bukan merupakan
suatu keadilan bertetangga jika seorang muslim menyebabkan
tetangganya terganggu tidurnya dan tidur anak-anak mereka.
Kewajiban seorang muslim atas tetangganya adl mengutamakan mereka
dalam semua hal menciptakan ketenangan dan ketentraman pada mereka.
Dengan demikian akan bertambah kuatlah hubungan bertetangga di
antara mereka. Hendaknya tiap individu menyerasikan dirinya dgn
saudaranya utk melangkah bersama selaras dgn ajaran Islam yg
menjamin kemaslahatan dan kebahagiaan individu dan masyarakat.
Wahai hamba Allah tidak ada alasan lagi bagi kalian sesudah hari
ini di hadapan Tuhanmu. Jalan telah terentang terang dan jelas.
Jalan kebaikan dan kesempurnaan telah membentang di hadapan kita.
Barangsiapa mengehendaki kebaikan baginya telah tersedia pranata yg
lengkap di dalam Kitabullah dan Sunah rasul-Nya. Barang siapa
menghendaki jalan selain itu maka alangkah buruk dan hinanya jalan
yg dipilih utk dirinya. Kelak Allah SWT akan memberi balasan kepada
tiap orang sesuai dgn amal perbuatannya. Wahai hamba Allah
bertakwalah kepada Allah dan bersegerahlah mengambil sebab-sebab yg
mendatangkan kebaikan dan kebahagiaan niscaya kalian akan menjadi
panutan yg baik bagi negara dan masyarakat. Ingatlah wahai kaum
muslimin sesungguhnya Islam adl agama kebaikan dan keberkahan agama
kemanusiaan yg paripurna agama persaudaraan dan keadilan kasih
sayang dan kesadaran. Penuhilah hak-hak tetanggamu niscaya Allah
akan mneyayangimu. Ya Allah kami mohon kepada-Mu kiranya Engkau
memberi taufik kepada hamba-hamba-Mu ke jalan yg Engkau ridai dan
kepada petunjuk rasul-Mu semoga Engkau memelihara mereka dari
ketergelinciran dan memberi taufik kepada mereka menuju pekerjaan
yg baik. Allah SWT berfirman “Sesungguhnya Allah beserta
orang-orang yg bertakwa dan orang-orang yg berbuat kebaikan.”

Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam
Indonesia

sumber file al_islam.chm