Puasa adalah menahan diri dari segala hal yg dapat
membatalkan puasa sejak terbitnya fajar hingga tenggelamnya
matahari. RUKUN PUASA Orang yg berpuasa harus
melakukan dua hal Niat yaitu berkehendak dalam hati utk
melakukan ibadah puasa
. Niat adl perbuatan hati dan bukan
aktivitas lisan. Karenanya sekedar melafalkan niat tanpa kehendak
dalam hati bukanlah dinamakan niat. Adapaun waktu niat puasa adl
sebelum terbit fajar jika puasa tersebut adl fardlu.
Rasulullah bersabda “Barang siapa tidak tidak meniatkan puasa
sejak malam hari maka tidaklah sah puasanya.” . Sedangkan utk puasa
sunnah niatnya boleh dilakukan pada pagi hari dgn syarat ia belum
makan atau minum apapun. Ini berdasarkan hadis riwayat Aisyah RA
bahwasanya beliau berkata “Suatu hari Rasulullah mendatangiku dan
bertanya Apakah engkau mempunyai makanan?. Aku menjawab tidak.
Kemudian beliau berkata Kalau begitu aku berpuasa saja.”

Menahan diri dari hal-hal yg membatalkan puasa sejak terbit fajar
hingga matahari tenggelam. HAL-HAL YANG MEMBATALKAN
PUASA
Makan dan minum dgn sengaja. Adapun yg tidak
disengaja maka tidak membatalkan puasa. Rasulullah bersabda “Barang
siapa lupa kemudian ia makan dan minum padahal ia sedang berpuasa
maka hendaknya ia menyempurnakan puasanya. Itu berarti Allahlah yg
menjamunya dgn makanan dan minuman.” Memuntahkan isi perut dgn
sengaja. Rasulullah bersabda “Barang siapa yg muntah-muntah tanpa
sengaja padahal ia sedang berpuasa maka tidaklah ia wajib mengqodho
puasanya tapi barang siapa sengaja muntah maka ia haris mengqodho
puasanya.” Berhubungan badan dgn sengaja baik dgn mengeluarkan air
mani ataupun tidak. Onani dan masturbasi. Adapun keluarnya air mani
dgn tanpa disengaja -mimpi misalnya- maka itu tidak membatalkan
puasa. Memasukkan sesuatu dalam rongga badan baik itu melalui mulut
hidung alat kelamin ataupun dubur. Baik yg dimasukkan itu adl
makanan atau bukan. Haid dan nifas. Sebab puasa orang yg sedang
haid dan nifas adl tidak sah. Maka dgn datangnya haid dan nifas
tersebut pada saat puasa maka dgn sendirinya batallah puasanya.
Gila. Sebab gila akan menghilangkan akal seseorang padahal tidak
sah puasa orang yg tidak berakal. Murtad. Sebab di antara syarat
sah puasa seseorang adl Islam. Maka dgn keluarnya ia dari Islam
maka batallah puasanya.Barang siapa yg melanggar salah satu dari
delapan hal ini maka puasanya batal dan ia harus mengganti pusa yg
batal tersebut pada hari yg lain sebanyak puasa yg batal tersebut.
Namun ada perlakuan khusus terhadap orang yg batal puasanya krn
berhubungan badan. Sebab ia terbebani dua hal yaitu mengqodho
puasanya dan kaffarah. Bentuk kaffarah ini adl memerdekakan budak
jika ia mampu. Bila tidak maka berpuasa dua bulan berturut-turut.
Jika puasa dua bulan berturut-turut inipun tidak mampu maka ia
harus memberi makan kepada 60 orang miskin. YANG BOLEH
DILAKUKAN SAAT BERPUASA
Ada beberapa hal yg sebenarnya
boleh dilakukan oleh orang yg sedang berpuasa namun ada sementara
orang yg menganggapnya tidak boleh. Diantaranya adalah Berkumur
pada saat berwudhu asalkan tidak berlebih-lebihan. Bersiwak atau
menggosok gigi. Tentunya jika tidak berlebih-lebihan juga.
Bepergian walaupun ia tahu bahwa itu akan mengharuskannya utk
berbuka. Suntik jika memang sakit sakit yg ia derita
mengharuskannya utk itu. Namun jika itu sekedar dimaksudkan agar ia
lbh kuat maka tidak boleh. Menelan ludahnya sendiri walaupun
banyak. Keramas. SUNNAH-SUNNAH DALAM BERPUASA
Makan sahur. Rasulullah bersabda “Makan sahurlah kalian krn
sesungguhnya sahur itu mengandung keberkahan.”
Mengakhirkan
makan sahur pada akhir malam. Rasulullah bersabda “Orang-orang
akan tetap dalam kondisi yg baik selama mereka mau mensegerakan
berbuka dan mengakhirkan makan sahur.”
Mensegerakan berbuka
jika waktunya telah tiba walaupun hanya dgn seteguk air putih.
Inilah yg dicontohkan oleh Rasulullah. Beliau juga bersabda
“Orang-orang akan tetap dalam kondisi yg baik selama mereka mau
mensegerakan berbuka.”
Berdoa ketika berbuka dgn doa yg
diajarkan oleh Rasulullah yg artinya “Yaa Allah krn Engkaulah
kami berpuasa dan dgn rizqi-Mu lah kami berbuka. Maka terimalah
kami sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Berbuka dgn kurma atau air. Karena merupakan kebiasaan Rasulullah
beliau sebelum sholat maghrib berbuka terlebih dahulu dgn kurma
segar. Jika tak ada maka dgn kurma kering. Bila itupun tak ada maka
dgn beberapa teguk air. KEUTAMAAN PUASA Puasa
mempunyai banyak keutamaan. Diantaranya digambarkan dalam beberapa
hadis Rasulullah berikut ini “Puasa adl perisai dari api neraka
sebagaimana perisai yg melindungi dirimu pada peperangan.”

“Barang siapa berpuasa krn Allah maka dgn tiap satu hari
puasanya Allah akan menjauhkannya dari api neraka sebanyak tujuh
puluh kharif.”
“Waktu berbuka bagi orang yg berpuasa adl
saat-saat dimana doanya tidak akan ditolak .”

“Sesungguhnya disurga itu ada pintu yg bernama Arrayyan.
Melalui pintu inilah orang-orang yg berpuasa masu k pada hari
kiamat. Selain mereka tak ada yg masuk melalui pintu itu. Saat itu
ada yg menyeru “Mana orang-orang yg rajin berpuasa?” maka mereka
berdiri dan hanya mereka yg memasuki melalui pintu itu. Setelah
mereka masuk ditutuplah pintu tersebut dan tak ada lagi yg masuk
melaluinya selain mereka.”
Al-Islam Pusat Informasi dan
Komunikasi Islam Indonesia
sumber file al_islam.chm