Berdakwah terang-terangan

penulis Al Ustadz Idral harits
Syariah Jejak 05 - Juli - 2003 06:47:52

Tiga tahun lama Rasulullah berdakwah memperkenalkan Islam kepada
orang per orang dgn sembunyi-sembunyi. Sedikit demi sedikit mulai
banyak yg menerimanya. Mereka yg mula-mula masuk Islam ini dikenal
dlm sejarah Islam dgn istilah As Sabiqunal Awwalun . Mereka terdiri
dari berbagai golongan masyarakat seperti:
1. Abu Bakr Ash Shiddiq salah seorang bangsawan Quraisy yg menjadi
sahabat Rasulullah.
2. Bilal bin Rabah budak dari Habsyi yg kemudian dibeli dan
dimerdekakan oleh Abu Bakr.
3. Khadijah bintu Khuwailid isteri Rasulullah sendiri.
4. Zaid bin Haritsah bekas budak Khadijah yg dihadiahkan kepada
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
5. ‘Ali bin Abi Thalib putera paman beliau Abu
Thalib.

Disebutkan oleh para ahli sejarah jumlah mereka hampir lima puluh
orang. Sementara itu orang2 Quraisy belum begitu peduli dgn keadaan
ini.

Kemudian turunlah wahyu Allah:
“Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan
segala apa yg diperintahkan kepadamu dan berpalinglah dari orang2
yg musyrik.†.

Dengan ayat ini beliau mulai menjalankan dakwah ini dgn
terang-terangan. Disebutkan oleh Asy Syaikh Muhammad bin Abdil
Wahhab bahwa ketika Rasulullah mulai menyampaikan dakwah
terang-terangan ini orang2 musyrikin Quraisy belum mengambil sikap
menjauhi dan menentang dakwah beliau sampai beliau mulai
menyebut-nyebut sesembahan mereka dan mencelanya. Dan ketika mereka
melihat hal ini merekapun bersatu menunjukkan permusuhan terhadap
beliau dan dakwah beliau.

Ibnu ‘Abbas mengisahkan: Ketika Allah turunkan
ayat:
“Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu
yg terdekat!†Rasulullah  mendaki bukit Ash
Shafa kemudian berteriak lantang membangunkan penduduk Makkah
sehingga mereka berkumpul di sekitar beliau. Ada yg datang sendiri
dan ada yg mengutus wakilnya. Rasulullahpun
berkataâ€Wahai Bani Abdil Muththalib wahai Bani Fihr
bagaimana pendapat kalian kalau saya beritakan bahwa ada sepasukan
berkuda di balik bukit ini siap utk menyerang kalian. Apakah kalian
akan mempercayaiku?â€

Mereka menjawabâ€Ya.â€
Kata beliau lagiâ€Ketahuilah sesungguh aku adl pemberi
peringatan buat kalian sebelum datang adzab yg sangat
pedih.â€
Tiba-tiba Abu Lahab menukasâ€Celakalah kau
selama-lamanya. Apakah hanya utk ini engkau mengumpulkan
kami?â€

Allah pun segera menurunkan:
“Celakalah kedua tangan Abu Lahab!â€
.

Diceritakan pula oleh Abu Hurairah dlm Shahih Muslim ketika turun
ayat tersebut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
salam berdakwah menyeru mereka secara keseluruhan kemudian beliau
sebut mereka satu persatu. Kata Rasulullahâ€Wahai
masyarakat Quraisy. Selamatkanlah diri kalian dari api neraka.
Wahai Bani Ka’ab selamatkan jiwa kalian dari
api neraka. Wahai Bani Hasyim selamatkan diri kalian dari api
neraka. Wahai Bani Abdil Muththalib selamatkan diri kalian dari api
neraka. Wahai Fathimah bintu Muhammad selamatkan dirimu dari api
neraka. Karena sesungguh aku demi Allah tdk bekuasa sedikitpun
membela kalian dari Allah kecuali sekedar kalian itu ada
kekerabatan . Dan saya akan berusaha
menyambungnya.â€

Sedikit demi sedikit mulailah Islam tersebar di kota Makkah. Dan
mereka yg masuk Islam terpaksa harus sembunyi-sembunyi. Karena
tekanan kaum Quraisy mulai meningkat.

Abu Bakr yg juga sahabat beliau ikut berjuang menyebarkan Islam dgn
sembunyi-sembunyi. Beliau adl seorang pedagang sukses dan
terpandang di tengah masyarakat Quraisy. Mulailah ia berdakwah
kepada teman-teman duduk yg biasa mendatanginya. Dengan izin Allah
masuk Islam di tangan beliau ‘Utsman bin
‘Affan Sa’ad bin Abi Waqqash
Az Zubair bin ‘Awwam
‘Abdurrahman bin ‘Auf dan
Thalhah bin ‘Ubaidillah.
Wahyu diturunkan ketika itu sedikit demi sedikit berupa ayat-ayat
pendek dgn bahasa yg begitu indah berbicara tentang jannah dan
an-naar .
(Bersambung)

Sumber: www.asysyariah.com