Beda Syetan, Iblis, dan Jin” ketegori Muslim.
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Pak Ustadz, saya masih
bingung perbedaan antara: “jin”,
“syetan”, dan “iblis”. Mohon
jawaban Pak Ustadz. Seandainya sudah ada penjelasan di website ini,
saya mohon maaf. Dan saya mohon dijawab untuk menghindari
kesalahpahaman ini. Jazakamullah Khoiron Katsiro. wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Nono Taryono Jawaban Assalamu `Alaikum
Warahmatullahi Wa Barakatuh, Beda antara nama-nama itu memang ada,
meski sangat berdekatan. Bahkan seringkali bertumpang tindih, namun
tetap ada pengertian yang berbeda-beda. Jin Di dalam Al-Quran
Al-Kariem, Allah SWT menyebut beberapa kali kata jin. Bahkan ada
satu surat yang secara khusus membahas tentang jin dan dinamakan
dengan surat Al-Jin. Bila disimpulkan secara sekilas, maka ada
hal-hal yang bisa ketahui dari Al-Quran Al-Kariem tentang siapakah
sosok jin itu. a. Jin diciptakan oleh Allah SWT dari api. Allah SWT
menyebutkan bahwa jin itu diciptakan dari api yang sangat panas,
juga disebutkan terbuat dari nyala api. Dan Kami telah menciptakan
jin sebelum dari api yang sangat panas. Dan Dia menciptakan jin
dari nyala api. b. Jin ada yang muslim dan ada yang tidak
Sebagaimana firman Allah SWT berikut ini

Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang
yang saleh dan di antara kami ada yang tidak demikian halnya.
Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.

Contoh jin muslim adalah jin yang menjadi tentara nabi Sulaiman as.
Sebagaimana diterangkan di dalam Al-Quran: Dan Kami telah
menciptakan jin sebelum dari api yang sangat panas. Dan Kami angin
bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan
perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan
perjalanan sebulan dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan
sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya dengan izin
Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah
Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.
Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari
gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang
seperti kolam dan periuk yang tetap. Bekerjalah hai keluarga Daud
untuk bersyukur. Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang
berterima kasih. Setan Sedangkan Syaitan
itu menurut Al-Quran Al-Kariem adalah makhluq yang kerjanya
mengajak kepada perbuatan jahat dan keji serta berbohong. a.
Mengajak kepada Perbuatan Keji Perhatikan firman Allah SWT berikut
ini: Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan
keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui. b.
Syetan adalah Musuh Manusia Allah SWT telah menegaskan bahwa
syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia. Hai orang-orang
yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan
janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan
itu musuh yang nyata bagimu. c. Memberi Janji dan Angan-angan
Kosong Syaitan itu kerjanya memberi janji dan angan-angan kosong
kepada manusia Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan
membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu
tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka. d.
Manusia pun ada yang Syaitan Juga Namun Syaitan itu tidak terbatas
pada jenis makhluk halus/jin saja, melainkan manusia pun bisa
dikategorikan sebagai syaitan. Dan Al-Quran Al-Kariem pun juga
menyebut-nyebut tentang manusia yang menjadi syaitan itu. Dan
demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu
syaitan-syaitan manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan
kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah
untuk menipu. Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak
mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka
ada-adakan. Katakanlah: Aku berlidung kepada Tuhan manusia. Raja
manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan syaitan yang biasa
bersembunyi, yang membisikkan ke dalam dada manusia, dari jin dan
manusia. Iblis Sedangkan Iblis adalah makhluq
durhaka
yang jeisnya adalah jin, bukan jenis manusia.
Al-Quran Al-Kariem secara tegas menyebutkan bahwa Iblis itu adalah
dari jenis jin. Dan ketika Kami berfirman kepada para malaikat,
Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia
adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya.
Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin
selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah
iblis itu sebagai pengganti bagi orang-orang yang zalim. Jadi bisa
disebutkan bahwa Iblis itu adalah seorang oknum yang berjenis jin.
Dialah dahulu jin yang paling dekat dengan Allah SWT, lalu berubah
menjadi ingkar lantaran tidak mau diperintahkan untuk bersujud
kepada Adam, manusia pertama. Dan ketika Kami berfirman kepada para
malaikat, Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali
Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan
orang-orang yang kafir. Motivasi yang menghalangi
si Iblis itu untuk sujud kepada Adam tidak lain adalah rasa
kesombongan dan tinggi hati. Dia merasa dirinya jauh lebih baik
dari Adam. Allah berfirman: Apakah yang menghalangimu untuk
bersujud di waktu Aku menyuruhmu? Menjawab iblis, Saya lebih baik
daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau
ciptakan dari tanah. Ciri yang paling utama dari Iblis adalah dia
tidak mati-mati sampai hari kiamat. Dan penangguhan usianya itu
memang telah diberikan oleh Allah SWT Iblis menjawab, Beri
tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan. Allah berfirman,
Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh. Iblis
berkata, Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka
dibangkitkan. Allah berfirman, Sesungguhnya kamu termasuk
orang-orang yang diberi tangguh, sampai kepada hari yang telah
ditentukan waktunya. Jadi iblis adalah nama seorang jin yang hidup
di masa penciptaan Adam as. dan tidak mati-mati sampai hari ini.
Iblis adalah kakek moyang syetan yang juga punya keturunan, namun
keturunannya itu tidak mendapatkan jaminan untuk hidup sampai
kiamat. Dan sebagai bangsa jin, ada di antara keturunannya itu yang
mati. Meski barangkali usianya berbeda dengan rata-rata manusia.
Tetapi tetap akan mati juga. Kecuali kakek moyang mereka yaitu
Iblis. Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh, Ahmad
Sarwat, Lc. Sumber Beda Syetan, Iblis, dan Jin :
http://www.salaf.web.id