Abu Bakar Ash Shidiq Khalifah Rasulullah

penulis Al-Ustadz Ahmad Hamdani Ibnu Muslim
new Biografi 14 - Agustus - 2003 06:19:42

Siapa yg tdk mengenal Abu Bakar Ash-Shiddiq radiallahuanhu seorang
khalifah besar pengganti Rasulullah manusia paling mulia dari umat
Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Bukan
hanya kaum muslimin yg mengenal bahkan orang2 kafir pun
mengenalnya. Panglima besar yg berhasil menundukkan kekuatan dan
kecongkakan negara super power Romawi. Dialah Abdullah bin
‘Utsman bin ‘Amir bin
Ka’ab bin Sa’d bin Taim bin
Murrah bin Ka’ab bin Luai yg lbh dikenal dgn
sebutan Abu Bakar Ash-Shiddiq radiallahuanhu.

Ibu menjelaskan suatu saat Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam melihat Abu Bakar lalu
menjuluki ‘atiiqullah minan nar orang yg
dibebaskan Allah dari api neraka. Ibu bernama Ummul Khair As-Sahmi
binti Shakhr bin ‘Amir wafat dlm keadaan memeluk
Islam.

Keagungan dan kemuliaan Abu Bakar bukan krn ketampanan dan
kegagahan akan tetapi krn keimanan yg kokoh di hati yg membuahkan
pembenaran terhadap semua apa yg dikabarkan Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam. Secara fisik ia seorang yg
berbadan kurus berdahi menonjol berpundak sempit berwajah cekung
dan pinggang kecil.

Di saat semua orang meragukan dan mendustakan apa yg Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam sampaikan dia
seorang diri membenarkannya. Ia rela merobek habis robekan demi
robekan baju utk menyumbat tiap lubang yg ada di dlm gua di malam
hari krn takut binatang penyengat yg bersembunyi di dlm keluar
mengganggu Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam
ketika orang2 musyrik mengepung keduanya. Pagi hari Rasulullah
menanyakan di mana pakaiannya. Setelah tahu apa yg terjadi
Rasulullah mendoakan menjadi orang yg mempunyai derajat tinggi di
jannah.

Ia memiliki beberapa anak. Dari perkawinan dgn Qutaibah dihasilkan
Abdullah yg ikut perang di Thaif dan Asma’
istri Az-Zubair. Qutaibah kemudian dicerai dan wafat pada usia 100
tahun. Perkawinan dgn Ummu Ruman melahirkan
‘Aisyah x dan Abdurrahman. Sebelum masuk Islam
Abdurrahman masuk dlm barisan kaum musyrikin yg memerangi
Rasulullah. Namun dlm perang Badr ia baru masuk Islam.

Dari istri yg lain yg bernama Asma’ binti
‘Umais melahirkan Muhammad dan dari Habibah
binti Kharijah bin Zaid melahirkan Ummu Kultsum x yg dinikahi
shahabat Thalhah bin Ubaidillah z.

Dari sisi keilmuan Abu Bakar radiallahuanhu melebihi shahabat
lainnya. Banyak fatwa yg ia keluarkan di hadapan Rasulullah dan
beliau menyetujuinya. Diangkat Abu Bakar menjadi imam shalat
pengganti Rasulullah  ditambah ada hadits yg memerintahkan
kaum muslimin utk kembali kepada “dua
bulan†bila mengalami suatu perselisihan menjadi saksi
atas ketinggian ilmunya. Karena sewaktu Rasulullah wafat orang2
Muhajirin dan Anshar sepakat membaiat menjadi khalifah.

Ia seorang khalifah yg adil tdk bergaya hidup mewah dan rendah
hati. tdk lama setelah diangkat jadi khalifah ia berkata bahwa ia
bukanlah orang yg terbaik memerintah rakyat mengikuti syariat dan
tdk mengadakan bid’ah. Bila ia baik minta
diikuti dan bila menyimpang ia minta diluruskan.

Abdullah bin ‘Umar c mengabarkan bahwa Abu Bakar
radiallahuanhu sakit krn wafat Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam hingga menyebabkan kematiannya.
Ahli sejarah menulis Abu Bakar z wafat antara waktu Maghrib dan
‘Isya pada hari Rabu bulan
Rabi’ul Awwal tahun 13 H dlm usia 63 tahun.
Wallahu a’lam.
Bacaan: Shifatush Shafwah Al-Imam Ibnul Jauzi

Sumber: www.asysyariah.com